Pages

Analisa: Pilgub Jateng 2013(bag-3 habis)

INFOANALISA-Berikut adalah analisa penulis, mengenai urutan pemenang pilkada jateng 2013,dalam hal ini figur incumbent masih berada diatas kertas:

1. Bibit-Sudjiono
2. Hadi prabowo-Don Murdono
3. Ganjar pranowo-Sudjatmiko

Ini adalah kekalahan telak bagi PDIP,karena jateng terkenal dengan basis PDIP -nya, bahkab setelah kadernya kalah di pilgub JABAR dan SUMUT.
PDIP harus mematangkan kembali starteginya untuk bisa memenangkan kadernya di Pilgub yang lain.

(selesai)

Read MoreAnalisa: Pilgub Jateng 2013(bag-3 habis)

Analisa: Pilgub Jateng 2013(bag-1)

INFOANALISA-Berikut analisa sosok dan peta kekuatan peserta pilkada Jateng 2013 yang dihimpun dari http://chirpstory.com,
1.Pagi ini kita membedah satu persatu pasangan cagub-cawagub Jateng.
2. Ada 3 pasang calon yang maju dalam Pilkada Jateng kali ini, memang sangat disayangkan Rustri tak jadi maju, padahal peluang menang besar
3.Pasangan yg mendaftar pertama adalah Bibit Waluyo dan Sudijono Sastroatmojo. BIbit adalah seorang Letjen (Purn), Sudijono Rektor Unnes
4.Jabatan terakhir Bibit di militer adalah Pangkostrad pd 2002, menang pilkada Jateng pada 2008 bersama Rustriningsih dgn suara 44%, telak
5.Bibit yg asli Klaten jg sempat jd Pangdam Diponegoro pada 1997, darisana kedekatan dgn tokoh2 Jateng terjalin.6.Pada pilkada 2008 Bibit-Rustri menang telak dgn 44%, padahal kala itu ada 5 pasang calon yg kuat2. Bibit kuat di jaringan sampai militer
7.Setidaknya sampai kecamatan, komando Bibit bisa terlaksana dgn presisi. Rustri kuat di kalangan bawah, PDIP pula, shg menang telak.
8.Bibit kurang cakap dalam membangun pola komunikasi, shg sering kali apa yg diucapkan tidak ditangkap dgn baik, itu knp panas dgn media
9.Cawagub Bibit adalah Sudijono Sastroatmojo, baru saja muncur dari Rektor Unnes untuk nyalon pilkada http://t.co/jDi9stIS8p
10.Bibit dekat skali dgn SBY, krn itu akhitnya maju dr Demokrat. Yg menjelaskan majunya Sudijono adalah Golkar. Selentingan dia kader golkar
11.Dikampusnya Sudijono cukup "otoriter", namun royal berbagi anggaran pada pihak2 yg tak kritis di kampus. BEM Unnes aja dpt 150jt
12.Diharapkan Sudijono mampu menghimpun jaringan alumni UNNES yg tersebar di seluruh Jateng. UNNES dulunya IKIP, suara para guru diamankan
13.Ini yg menjelaskan knapa ketua PGRI Sulistyo tak jd maju pada pilkada kali ini.
14.Calon pendaftar kedua adalah Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmiko. Jujur, ini kejutan, terutama Heru, tak ada yg menyangka.
15.Memang Ganjar sdh diisukan bakal maju, ada beberapa alasan kuat. Pertama, di DPP PDIP kubu intelektual anak muda sedang kuat2nya
16.Kubu intelektual muda di PDIP ini "dipimpin" Pramono Anung, mereka telah berhasil mengusung Jokowi, Rieke dan Efendi Simbolon.
17.Generasi tua spt Kiemas, Cahyo Kumolo ga cukup sreg dgn kubu Pramono. Makanya beberapa kali Kiemas cenderung berbeda pendapat dgn Mega
18.Alasan kedua adalah menyebrangnya Bibit ke Demokrat, ini jelas skali. Lalu yg ketiga adalah dipojokkannya Rustriningsih
19.Banyak versi yg menjelaskan knapa Rustri tak jd maju dlm pilkada kali ini. Gerindra dan PKS sdh "deal" untuk usung Rustri
20.Tp ada kabar Gerindra "mewajibkan" Rustri nyebrang ke partainya untuk jd Cagub, spt Ahok di DKI, Gerindra butuh tokoh
21.Gagal pula skenario PKS memajukan ust.Fikri Faqih sbg cawagub Rustriningsih. Kondisi ini berjalan hanya sekitar 4 jam, semua bingung
22.Juga beredar kabar Rustriningsih ini sengaja disingkirkan oleh DPP PDIP. banyak faktor, krn faktanya Rustri bs diterima smua kalangan
23.Popularitasnya bs menggeser orang2 pusat. Ada jg yg tidak suka bila muncul pasangan "Jokowi-Rustri" di pemilu presiden 2014. Jelas...!!!
24.Ya Mbak Puan bener2 bisa tergeser oleh figur wanita juga, krn di Jateng Puan kalah jauh dibanding Rustri di kalangan bawah.
25.Memang akhirnya Rustri tetap menghormati keputusan DPP PDIP, yg scara tersirat "menunda karir politik Rustri"
26.Kembali pd Ganjar, dia terpilih sbg anggota DPR RI di dapil 7, wilayah kebumen Purbalingga Banjarnegara. Padahal Heru bupati Purbalingga
27. Artinya scara hitungan strategi massa, ga cocok krn pada locus yg sama. Ganjar pun tak terlalu populer di Jateng
27.Artinya PDIP harus berjuang keras menggerakkan mesin partai, krn disaat yg sama adik Murdoko maju sebagai cawagub nya Hadi Prabowo
28.Masuk ke Hadi Prabowo dan Don Murdono. Hadi Prabowo saat ini Sekda Jateng dan Don Murdono Bupati Sumedang. PKS PPP PKB Gerindra Hanura
29.Ini adalah pasangan terakhir yg mendaftar, krn proses berliku dan faktor gagalnya Rustri untuk maju dr PKS dan Gerindra
30.Pun dgn Hadi Prabowo, dari awal dia sudah declare bahwa hanya mau maju via PDIP. Bansos dan bantuan untuk PDIP entah sdh berapa
31.Namun Hadi lupa kondisi DPP PDIP sejak kemenangan Jokowi di DKI. Dan benar saja akhirnya PDIP memajukan ganjar, itu sdh sejak Jumat
32.Dan strategi PDIP berhasil, agar Rustri tak membangun komunikasi yg lama dgn parpol lain. Membuat Rustri dan Hadi benar2 galau
33.Hadi Prabowo ini adalah Sekda Jateng. Selain itu dia adalah ketua alumni UNDIP se-Jateng. Jd akan ada perang alumni UNDIP vs alumni UNNES
34.Jaringan Hadi Prabowo (HP) dijateng tak diragukan lagi. Silahkan touring di Jateng, daerah mana yg tak ada baliho dan spanduk dukungan HP
35.Kyai NU jg disinyalir total ke HP, bs dilihat dr PKB, PP dan PKNU. ini krn bansos untuk ponpes NU di Jateng tak kunjung cair oleh Bibit
36.Jaringan birokrasi, alumni UNDIP, belum lagi massa yg loyal dr PKS akan sangat menguatkan HP. Ditambah orang2 tinggalan Murdoko
37.Ya murdoko adalah mantan ketua DPD PDIP Jateng dan ketua DPRD Jateng yg dicokok KPK. Adiknya Don Murdono skarang maju sbg cawagub HP
38.Entah apa yg melatarbelakangi nekadnya Don Murdono. Yg pasti orang2 dan jaringan Murdoko ikut gerbong HP Don.
39.Novita ketua KNPI Jateng yg juga ketua komisi C DPRD Jateng dan orang kepercayaan Murdoko, resmi nyebrang ke Gerindra, dan dukung HP
40.Jd Pilkada Jateng ini adalah pilkada saling terkam antar "kaum abangan", sebut saja perang bubat. Bisa jd pintu berakhirnya hegemoni PDIP
41.Dan Jateng itu adalah Jantung Indonesia. Siapa berjaya di Jateng, insyaallah dia akan menang di pentas nasional

Read MoreAnalisa: Pilgub Jateng 2013(bag-1)

Analisa :PIlgub NTB 2013(3-habis)


INFOANALISA-Inilah empat pasang cagub/cawagub yang ditetapkan KPU NTB:
1. Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi – Muhammad Amin ( TGB-Amin)
2. Haji Suryadi Jaya Purnama – Johan Rosihan (SJP-Johan), diusung PKS, PPRN dan PBR.
3. Harun Al Rsyid – Lalu Muhyi Abidin (Harum)
4. KH Zulkifli Muhadli – Prof DR H Muhammad Ichsan (Zul-Ichsan)

Melihat kemungkinan kemenangan beberapa calon diatas,penulis menganalisa bahwa kemenangan pada pilgub tanggal 13 Mei 2013 nanti akan masih didominasi oleh incumbent. Disamping sudah populer dikalangan rakyatnya dan pernah memimpin NTB,figur tersebut memiliki perbagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh figur lain.
Berikut adalah analisa urutan pemenang PILKADA NTB 2013

1.Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi – Muhammad Amin ( TGB-Amin)---(PEMENANG-incumbent)
2.Haji Suryadi Jaya Purnama – Johan Rosihan (SJP-Johan), diusung PKS, PPRN dan PBR.
3.KH Zulkifli Muhadli – Prof DR H Muhammad Ichsan (Zul-Ichsan)
4.Harun Al Rsyid – Lalu Muhyi Abidin (Harum)

(selesai)
Read MoreAnalisa :PIlgub NTB 2013(3-habis)

Analisa:Pilgub NTB 2013(1)


INFOANALISA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) tanggal 13 Mei 2013 mendatang. 
Ketua KPU NTB, Fauzan Khalid menyebutkan, penetapan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubenur NTB itu disyahkan melalui Rapat Pleno terbuka, Rabu (27/3/2013).
Seperti dilansir Kantor Berita Nasional RRI, dari hasil pengundian nomor urut KPU NTB telah menetapkan 4 pasang cagub/cawagub. Inilah empat pasang cagub/cawagub yang ditetapkan KPU NTB:
1. Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi – Muhammad Amin ( TGB-Amin)
2. Haji Suryadi Jaya Purnama – Johan Rosihan (SJP-Johan), diusung PKS, PPRN dan PBR.
3. Harun Al Rsyid – Lalu Muhyi Abidin (Harum)
4. KH Zulkifli Muhadli – Prof DR H Muhammad Ichsan (Zul-Ichsan)
Disebutkan, Fauzan Khalid, penetapan nomor urut tersebut menjadi dasar Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mencetak surat suara, daftar calon dan jadwal kampanye.
"Nomor urut yang telah ditetapkan dapat digunakan oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2013 untuk disosialisasikan oleh Tim Kampanye, sesuai dengan ketentuan perundangan," imbuhnya.
Read MoreAnalisa:Pilgub NTB 2013(1)

Ada 12 partai peserta pemilu 2014


JAKARTA. Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi memasukkan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai partai terakhir peserta pemilihan umum (Pemilu) 2014. Menurut Ketua KPU Husni Kamil Manik, PKPI mengantongi nomor urut 15 setelah diloloskannya 11 partai nasional dan 3 partai lokal Aceh.

Husni mengungkapkan, alasan diloloskannya PKPI tidak jauh berbeda dengan diloloskannya Partai Bulan Bintang (PBB) beberapa waktu lalu. Kedua partai tersebut lolos setelah memenangkan gugatan di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN). Meski demikian, ia menegaskan tidak akan ada keistimewaan yang diberikan pada dua partai tersebut.

"Pengajuan daftar calon anggota legislatif itu tanggal 9-22 April jika ingin memenuhi pencalonan pada masa itulah mereka harus memasukkan," kata Husni saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (25/3).

Menurutnya, tahapan pemilu sudah ditetapkan dan hal tersebut berlaku untuk semua partai politik tanpa terkecuali. Husni beralasan dengan mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu berarti parpol tersebut telah siap dengan segala konsekuensinya.
Meski akhirnya keputusannya dianulir, tetapi KPU tetap berkeyakinan tak ada yang salah dari proses verifikasi faktual yang dilakukannya."Ini bukan soal kalah menang karena KPU tidak pernah melawan. Maka tidak pernah ada kekalahan bagi KPU," tandasnya.

Dengan demikian Pemilu 2014 akan diikuti 12 partai nasional dan 3 partai lokal Aceh. Adapun 12 partai nasional adalah Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PNA), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

sumber:http://nasional.kontan.co.id/news/ada-12-partai-jadi-peserta-pemilu-2014
Read MoreAda 12 partai peserta pemilu 2014